FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK BIJI TELANG TUA (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI TABIR SURYA MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis

Main Article Content

suzana ulfa
Tri Yanuarto
Luky Dharmayanti

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV), terutama jenis UV-B, dapat menimbulkan berbagai masalah pada kulit, seperti kemerahan (eritema), penggelapan warna kulit (hiperpigmentasi), hingga mempercepat proses penuaan dini. Untuk mencegah hal tersebut, penggunaan tabir surya berbahan alami menjadi salah satu alternatif yang dapat dipilih. Biji telang tua (Clitoria ternatea L.) diketahui mengandung senyawa aktif berupa flavonoid dan fenolik yang berperan sebagai antioksidan dan mampu menetralisir radikal bebas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan merancang formulasi gel dari ekstrak biji telang tua serta menguji kualitas fisik dan efektivitasnya sebagai tabir surya melalui analisis menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.


Proses ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Ekstrak kemudian diformulasikan menjadi sediaan gel dengan tiga variasi konsentrasi, yaitu 4%, 6%, dan 8%. Pengujian kualitas fisik mencakup uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, serta daya lekat. Sementara itu, penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) dilakukan secara in vitro menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada rentang panjang gelombang 290–320 nm. Berdasarkan hasil pengujian, seluruh formula menunjukkan mutu fisik yang baik dan tetap stabil selama penyimpanan hingga 4 minggu.


Formula dengan konsentrasi ekstrak 8% memberikan nilai SPF tertinggi, yaitu 3,51, yang termasuk dalam kategori perlindungan sedang. Dengan demikian, gel dari ekstrak biji telang tua berpotensi dimanfaatkan sebagai tabir surya alami yang efektif serta mampu membantu mencegah kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet.


 


Kata Kunci : Clitoria ternatea L., biji telang tua, gel tabir surya, SPF, spektrofotometri UV-Vis.

Article Details

How to Cite
ulfa, suzana, Tri Yanuarto, & Luky Dharmayanti. (2026). FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK BIJI TELANG TUA (Clitoria ternatea L.) SEBAGAI TABIR SURYA MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-Vis. Jurnal Komunitas Farmasi Nasional, 6(01). Retrieved from https://jkfn.akfaryarsiptk.ac.id/index.php/jkfn/article/view/172
Section
Articles

References

Alifiya, M. (2022). Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Krim Tabir Surya Berbahan Aktif Kombinasi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Dan Lidah Buaya (Aloe Vera).

Cahyani, E. (2022). Pengaruh Pemberian Gel Ekstrak Bunga Telang Terhadap Ekspresi TNF-α dan Ekspresi Caspase-3. 3.

Cahyani, E. (2023). Formulasi dan Uji Antioksidan Sediaan Gel Ekstrak Daun Marpuyan (Rhodamnia Cinerea Jack). Jurnal Katalisator, 8(2), 412–425.

Chasanah, Q. (2020). Formulasi Gel Tabir Surya Esktrak Kulit Buah Pepaya (Carica papaya L.) dan Uji Spf Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis. Skripsi, September.

Damogalad, V. (2022). Formulasi Krim Tabir Surya Ekstrak Kulit Nanas (Ananas Comosus L Merr) Dan Uji in Vitro Nilai Sun Protecting Factor (Spf). PHARMACON Jurnal Ilmiah Farmasi – UNSRAT, 2(02), 2302–2493.

Depkes. (2022). Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat.

kurniawati, atik. (2023). Potensi Ekstrak Etanol Biji Bunga Telang (C.ternatea L.) sebagai Agen Antihiperlipidaemia (Studi In Silico). Jurnal Penelitian Farmasi & Herbal, 5(2), 48–56.

Lisnawati, N. (2019). Penentuan Nilai Spf Ekstrak Etil Asetat Daun Mangga Gedong Menggunakan Spektrofotometri Uv - Vis. Lisnamawi, Nia, 1(2), 157–165.

Manurung, D. M. (2024). Formulasi Sediaan Gel Tabir Surya Ekstrak Etanol Bawang Hitam (allum sativum L.) Menggunakan Metode Sonikasi.

Mauliddiyah, N. L. (2021). Uji Nilai Spf Formulasi Ekstrak Daun Teh Hijau Sebagai Tabir Surya. 6.

Minerva, P. (2019). Penggunaan Tabir Surya Bagi Kesehatan Kulit. Jurnal Pendidikan Dan Keluarga, 11(1), 87.

Mukhtarini. (2021). Ekstraksi, Pemisahan Senyawa, Dan Identifikasi Senyawa Aktif. J. Kesehat., VII(2), 361.

Nopiyanti, V. (2020). Determination of sun protection factor (SPF) on fractionated extract of Rosela (Hibiscus Sabdariffa L.) as sunscreen active agent. Journal of Pharmacy, 9(1), 19–26.

Pokhrel, S. (2024). Uji Aktivitas Spf Sediaan Gel Tabir Surya Dari Ekstrak Etanol Daun Gahuru. Αγαη, 15(1), 37–48.

Pramiastuti, O. (2020). Penentuan Nilai Spf ( Sun Protection Factor ) Ekstrak Dan Fraksi Daun Kecombrang ( Etlingera Elatior ) Secara In Vitro Daun Kecombrang ( Etlingera Elatior ) Secara In Vitro. January 2019, 13–18.

Pratiwi, E. (2020). Potensi Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Sebagai Pencegah Acute Kidney Injury (AKI). CoMPHI Journal: Community Medicine and Public Health of Indonesia Journal, 1(2), 92–100.

Puspitasari, D. (2019). Penentuan Nilai Spf (Sun Protection Factor) Krim Ekstrak Etanol Bunga Telang (Clitoria Ternatea) Secara in Vitro Menggunakan Metode Spektrofotometri. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 2(1), 118–125.

Rowe, raimond c, Sheskey, P. J., & Owen, S. C. (2020). Handbook of Pharmaceutical Excipients Fifth Edition.

Turrosyida, A. (2022). Analissi Potensi Antigastritis Asam Fenolik Biji Telang (Clitoria ternatea L.) secara in silico. Braz Dent J., 33(1), 1–12.

Wintarina, P. (2023). Analisis Nilai Sun Protection Factor Krim Tabir Surya Ekstrak Tanaman Gonda (Sphenoclea zeylanica Gaertner) dengan Metode Spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Ilmiah Medicamento, 9(2), 90–95.

Wiraningtyas, A. (2019). Penentuan Nilai Sun Protection Factor (SPF) dari Kulit Bawang Merah. Jurnal Redoks ( Jurnal Pendidikan Kimia Dan Ilmu Kimia ),

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1985). Farmakope Indonesia (edisi IV). Jakarta: Departemen Kesehatan RI

Amelia, L. (2024). Uji in vitro nilai sun protecting factor (spf) ekstrak etanol. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina, 9(2), Oktober 2, 347-35.

Nurhaini, R. (2021). Formulasi gel ekstrak etanol buah mahkota dewa. Jurnal Ilmu Farmasi (Journal of Pharmacy Science), 68-78.

Puspitasari, D. (2020). Penentuan nilai spf (sun protection factor) krim. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 2(1) 118-125 , 118-125.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1985). Farmakope Indonesia (edisi IV). Jakarta: Departemen Kesehatan RI.

Azz‐Azyyati Adzhani, F., Permata, R., & Hanifah, L. (2022). Kajian efek radiasi ultraviolet terhadap kulit. Bandung Conference Series: Pharmacy, 2(2), 106–112.

Wulandari, R. A., & Dewi, K. (2020). Analisis pola variabilitas ozon stratosfer dan bahan perusak ozon serta pengaruhnya terhadap indeks UV di wilayah Indonesia terkait Protokol Montreal. Jurnal Teknik Lingkungan, 24(2), 15–28.

Sukarsono, & Rachmawati, M. (2024). Pengaruh viskositas sol dan presolidifikasi pada proses gelasi eksternal dalam pembuatan gel ammonium diuranat menggunakan surrogate cerium. Urania: Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir, 23(2), 69–86.

Natasya, A., & Riyandari, B. A. (2024). Validasi metode analisis fosfor pada sayuran dengan pereduksi Stannous Chloride menggunakan spektrofotometri UV Vis. Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan (JRSKT), 10(2), 187–196.

Setyaningsih, D. (2021). Mekanisme penuaan kulit sebagai dasar pencegahan dan pengobatan kulit menua. Jurnal Kesehatan Kusuma Husada, 12(2), 97–104.

Afifah, A. (2021). Pengaruh krim ekstrak jintan hitam (Nigella sativa L.) terhadap jumlah sel melanosit pada epidermis kulit marmut yang diberi paparan sinar UVB (Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung). Repositori Unissula.

Eugresya, G., Avanti, C., & Uly, S. A. (2018). Pengembangan formula dan uji stabilitas fisik pH sediaan gel facial wash yang mengandung ekstrak etanol kulit kayu kesambi. Media Pharmaceutica Indonesiana, 1(4), 181–188.

Primasari, A. (tahun tidak disebut). Stabilitas fisika dan pH sediaan gel anti jerawat menggunakan kombinasi xanthan gum dan Polyacrylamide C13 14 Isoparaffin Laureth 7 sebagai basis gel. Jurnal Universitas Surabaya.

Sutanto, N. R., Yusharyahya, S. N., Nilasari, H., Legiawati, L., Astriningrum, R., & Fitri, E. M. (2023). Perkembangan terkini proses penuaan kulit. Jurnal Kedokteran Meditek, 29(1), 98–108.

Wulandari et al. (2024). Pengaruh perbedaan pelarut terhadap penetapan kadar flavonoid total ekstrak daun Sirsak (Annona muricata) menggunakan spektrofotometri UV Vis. Journal of Pharmaceutical Care and Sciences, 3(1).