PENYULUHAN PEMBUATAN SABUN PADAT DARI SARI DAUN SIMBA TASIK (Clerodendrum serratum L. Spr) SEBAGAI ANTIBAKTERI
Main Article Content
Abstract
ABSTRAK
Salah satu tanaman lokal yang memiliki potensi besar sebagai bahan aktif alami adalah
daun simba tasik. Tanaman ini termasuk dalam famili Lamiaceae yang tumbuh subur di daerah
tropis. Selain nilai estetikanya, daun simba tasik mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti
flavonoid, saponin, tanin dan alkaloid yang memiliki aktivitas farmakologis. Senyawa flavonoid
dan tanin berperan sebagai antioksidan dan antibakteri alami yang dapat membantu melindungi
kulit dari infeksi dan iritasi.
Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
masyarakat dalam menjaga kebersihan tubuh serta memanfaatkan tanaman lokal sebagai bahan
aktif dalam pembuatan sabun antibakteri. Kegiatan dilakukan di Rt 20 Rw 01 Kelurahan Pematang
Gubernur, Kota Bengkulu dengan sasaran ibu-ibu rumah tangga.
Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, penayangan video pembuatan sabun
padat dari sari daun simba tasik, diskusi serta pembagian produk sabun herbal. Evaluasi
pemahaman peserta dilakukan secara lisan melalui sesi tanya jawab sebelum dan sesudah
penyuluhan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai
pentingnya memilih produk kebersihan yang aman dan alami, serta manfaat senyawa flavonoid,
saponin dan tanin dalam daun simba tasik sebagai antibakteri dan antioksidan.
Kata kunci : daun simba tasik, sabun padat, antibakteri
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Adiwibowo, M. T. (2020). Aditif sabun mandi berbahan alami: Antimikroba dan antioksidan. Jurnal Integrasi Proses, 9(1), 29–36.
Barung, E. (2022). Clerodendrum fragrans (Vent) Willd: Tinjauan Farmakognosi-Fitokimia dan Farmakologi. Ahmar Metastasis Health Journal, 2(1), 1–8.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Novia, D., Dharmayanti, L., & Pratiwi, W. A. (2025). Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun Simba Tasik (Clerodendrum serratum L. Spr) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmiah Pharmacy, 12(1), 83–93.
Sitti Mariati Asis. (2022). Formulasi dan Uji Efektivitas Sabun Cair Cuci Tangan Antibakteri dari Eco-Enzyme terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli (Skripsi, Universitas Hasanuddin).
World Health Organization. (2020). Recommendations on hand hygiene to prevent transmission of COVID-19.
Zakaria, N., et al. (2018). In vitro protective effects of an aqueous extract of Clerodendrum quadriloculare against hydrogen peroxide-induced cytotoxicity and UV-induced mtDNA damage in human keratinocytes. Phytotherapy Research, 32(4), 1–9